Sabtu, 19 Maret 2011

kuroshitsuji


Kuroshitsuji adalah anime dan manga karya Yana Toboso. Manga ini pertama kali dimunculkan di majalah Square Enix's shonen manga magazine Monthly GFantasy. Manganya bergenre komedi, supernatural, dan fantasi. Animenya dipublikasikan di bulan Juli 2008 dan ditayangkan secara resmi di bulan Oktober 2008. Total episodenya ada 24. Akan tetapi setelah episode terakhirnya yang berjudul Sono Shitsuji, Shusho: Saigo no Bansan o Anata to Tomo ni (その執事、終章 ~最後の晩餐を貴方と共に~, "That Butler, Last Chapter ~a last supper with you~") ditayangkan pada 14 Juni 2009, secara tiba-tiba diumumkan bahwa akan dibuat season keduanya.


Kuroshitsuji bercerita tentang seorang butler bernama Sebastian Michaelis yang bekerja pada seorang bocah bangsawan bernama Ciel Phantomhive. Ciel adalah seorang bocah 12 tahun yang telah menjadi kepala keluarga sekaligus pemimpin perusahaan mainan dan permen, di sisi lain dia melayani sang Ratu Inggris secara diam-diam. Tugasnya untuk menyelesaikan segala masalah Ratu membuat ia sering terlibat dengan berbagai tindak kriminal, bahkan sampai harus menjadi kriminal tanpa sepengetahuan masyarakat atau organisasi. Karena tugasnya yang bisa dibilang 'kotor' ini, keluarga Phantomhive secara turun temurun disebut sebagai bangsawan yang merupakan "anjing penjaga" Ratu. Sebastian sendiri bukan sembarang butler. Sebastian sebenarnya adalah setan yang dipanggil oleh Ciel untuk membunuh orang-orang yang hendak membunuhnya. Semenjak Ciel memanggil setan tersebut, setan tersebut mengikat kontrak kepada Ciel bahwa ia akan setia melayani Ciel hingga akhir hayatnya. Sebagai imbalannya, ketika Ciel meninggal, jiwanya diizinkan untuk dimakan oleh setan tersebut. Sebagai seorang butler, Sebastian memang seseorang begitu sempurna, sangat sempurna karena bisa melakukan berbagai hal. Hal paling unik yang sangat menarik bagi Ciel untuk menyetujui kontrak tersebut adalah bahwa di mana pun Ciel berada, sang setan akan mengetahui, selain itu sang setan tidak bisa mati kecuali diperintahkan oleh Ciel, itu pun hanya mati suri. Kontrak mereka di-cap pada mata kanan Ciel dan tangan tangan Sebstian.

Ciel memiliki hidup bergelimang kemewahan dan kekayaan, mengapa bisa sampai memanggil setan untuk menjadi butlernya? Ternyata Ciel memiliki masa lalu tragis yang membuatnya terpaksa mengikat kontrak dengan Sebastian. Ketika Ciel masih kecil, kedua orang tuanya meninggal dibunuh bersama seisi rumahnya. Ciel berhasil melarikan diri, tetapi di tengah pelariannya dia ditangkap oleh pedagang manusia dan dijual. Akhirnya Ciel dibeli oleh seseorang yang kaya dan yang akan menjadikannya tumbal untuk suatu upacara hitam. Tidak tanggung-tanggung, tidak hanya Ciel yang dikorbankan, tetapi banyak juga anak-anak lainnya yang senasib. Ketika Ciel ditaruh di meja pengorbanan, orang yang membelinya mulai mencabik-cabik tubuhnya, kesakitan merajalela dalam dirinya membuat Ciel memanggil-manggil pertolongan. Tapi siapa yang bisa dimintai tolong, orang tua? Pelayan? Semua suadah tiada. Semenjak saat itu, Ciel membuang nama Tuhan dalam dirinya dan memanggil setan untuk membalaskan dendamnya pada orang-orang keji tersebut. Semenjak saat itu, Ciel menyimpan dendam dalam dirinya terhadap orang yang membunuh keluarganya. Untuk itulah, Ciel kembali ke rumahnya membawa Sebastian, menunggu hingga orang yang membunuh keluarganya muncul kembali untuk membunuhnya.


Ciel memiliki keluarga baru saat ini, 4 orang pelayannya yang setia tapi ceroboh, terdiri dari seorang koki bernama Bard, seorang Maid bernama Maylene, tukang kebun bernama Finnian dan seorang lagi pelayan bernama Tanaka. Keempatnyanya direkrut oleh Ciel bukan karena keahliannya dalam menyelesaikan tugas rumah tangga, tetapi karena keahliannya menjadi penjaga rahasia. Mereka memang terlatih sebagai pembunuh profesional. Ciel juga bertunangan dengan seorang gadis manis bernama Elizabeth guna menyembunyikan identitasnya. Gadis tersebut menyukai berbagia hal yang imut, hingga kadang merepotkan Ciel. Berbagai masalah ia hadapi bersama sang butler, meski tidak semua masalah berakhir dengan baik. Setiap hari Ciel tenggelam dalam ketakutan terhadap sang setan, hingga ia sudah lupa caranya untuk tersenyum secara alami.

Akankah semua masalah dapat dihadapi Ciel? Bagaimana akhir kisah ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih udah memberi komentar tolong supaya komentarnya sopan yaa biar ga dispam makasih banget sebelumnya :D